Sajian kuliner tradisional Kota Solo di atas bara arang dan daun pisang

Rasa yang Bercerita — Surakarta

Rasa Solo.
Cerita di Setiap Sajian.

Dari warung legendaris hingga cita rasa yang terus hidup lintas generasi. Temukan pengalaman kuliner terbaik di Solo.

Kisah di Balik Hidangan

Tujuh Mahakarya Rasa Surakarta

Setiap sajian di Solo menyimpan jejak sejarah—dari dapur desa di Sukoharjo, diplomasi Keraton dengan Eropa, hingga kehangatan pasar tradisional yang terus menyala lintas generasi.

Sepincuk Nasi Liwet Solo hangat di atas daun pisang dengan suwiran ayam dan telur pindangSarapan & Lesehan Malam
Bab 01 — Ikon Kota Bengawan

Nasi Liwet

“Dari desa Menuran menuju meja perjamuan Keraton Kasunanan Surakarta.”

Nasi gurih yang ditanak bersama santan kelapa segar dan daun salam hingga pulen dan harum. Disajikan hangat di atas pincuk daun pisang bersama sayur labu siam pedas, suwiran ayam kampung opor, telur pindang, serta siraman kumut—krim santan areh kental yang lembut.

Asal & Rekomendasi (Contoh)Lesehan Nasi Liwet Kawasan Keprabon & Pasar Gede (Contoh Referensi)
Kisaran Harga (Estimasi)Rp 20.000 – Rp 38.000 / porsi
Lokasi KawasanJl. Teuku Umar (Keprabon) & Banjarsari
Waktu KunjunganEstimasi: Pagi 06.00–10.00 WIB | Malam 16.30–00.30 WIB
Sepiring Selat Solo dengan bistik daging sapi, sayuran segar, telur pindang, dan saus mustardAkulturasi Keraton & Eropa
Bab 02 — Harmoni Dua Budaya

Selat Solo

“Ketika bistik Eropa berpadu dengan kehangatan rempah pala, cengkeh, dan kecap manis Jawa.”

Irisan daging sapi has dalam yang empuk atau galantin daging cincang, disiram kuah kecap manis-asam segar beraroma pala dan cengkeh. Disajikan lengkap dengan kentang goreng, buncis, wortel, telur pindang, serta saus mustard Jawa buatan tangan.

Asal & Rekomendasi (Contoh)Warung Selat Solo Kawasan Serengan & Laweyan (Contoh Referensi)
Kisaran Harga (Estimasi)Rp 25.000 – Rp 45.000 / porsi
Lokasi KawasanSerengan & Laweyan, Kota Surakarta
Waktu KunjunganEstimasi: 08.00 – 17.30 WIB
Sajian Tengkleng kambing khas Solo berkuah kuning rempah dengan cabai rawit utuhRempah Klasik Surakarta
Bab 03 — Ketangguhan Dapur Rakyat

Tengkleng

“Dari bunyi 'kleng-kleng' piring seng masa lampau menjadi primadona kuliner paling dicari di Solo.”

Berbeda dengan gulai yang bersantan pekat, Tengkleng asli Solo menghadirkan kuah kuning encer yang segar namun kaya kunyit, lengkuas, jahe, dan serai. Tulang iga, sumsum, dan pipi kambing muda dimasak perlahan bersama cabai rawit merah utuh di atas pincuk daun pisang.

Asal & Rekomendasi (Contoh)Tengkleng Kawasan Gapura Pasar Klewer & Pasar Gede (Contoh Referensi)
Kisaran Harga (Estimasi)Rp 35.000 – Rp 60.000 / porsi
Lokasi KawasanPasar Klewer, Kauman & Pasar Gede
Waktu KunjunganEstimasi: 12.00 – 15.30 WIB (Hingga Persediaan Habis)
Semangkuk Timlo Solo berkuah kaldu ayam bening dengan potongan sosis Solo dan telur pindangSup Bening Legendaris
Bab 04 — Kejernihan Kaldu Pasar Gede

Timlo Solo

“Semangkuk kehangatan kaldu bening dengan renyahnya Sosis Solo goreng dan telur pindang.”

Berakar dari akulturasi kuliner Jawa-Tionghoa di kawasan Balong (Timur Pasar Gede), Timlo Solo memadukan kuah kaldu ayam kampung yang jernih dengan guntingan Sosis Solo goreng yang garing di luar dan lembut di dalam, ati ampela ayam, suwiran ayam, serta telur pindang.

Asal & Rekomendasi (Contoh)Kedai Timlo Kawasan Balong Pasar Gede & Keprabon (Contoh Referensi)
Kisaran Harga (Estimasi)Rp 22.000 – Rp 35.000 / porsi
Lokasi KawasanPasar Gede Timur (Jebres) & Banjarsari
Waktu KunjunganEstimasi: 06.30 – 15.00 WIB
Sate Buntel khas Solo yang baru diangkat dari panggangan arang dengan kecap manis dan irisan bawangInovasi Kuliner 1948
Bab 05 — Keahlian Bakar Arang

Sate Buntel

“Seni mencincang daging kambing dan membungkusnya dengan selaput lemak tipis di atas bara arang.”

Daging kambing pilihan tanpa urat dicincang halus bersama bumbu ketumbar dan bawang, dikepal tebal pada tusuk bambu, lalu dibungkus ('dibuntel') selaput lemak tipis. Saat dipanggang di atas arang dan dioles kecap manis, lemaknya meleleh menjaga bagian dalam tetap juicy.

Asal & Rekomendasi (Contoh)Warung Sate Kambing Kawasan Lojiwetan & Tambak Segoro (Contoh Referensi)
Kisaran Harga (Estimasi)Rp 50.000 – Rp 70.000 / porsi
Lokasi KawasanPasar Kliwon, Banjarsari & Manahan
Waktu KunjunganEstimasi: 08.00 – 16.00 WIB
Serabi Notosuman hangat dengan pinggiran renyah keemasan dan bagian tengah santan lembutIkon Oleh-Oleh Surakarta
Bab 06 — Seabad Wajan Tanah Liat

Serabi Notosuman

“Lembut santan kental di bagian tengah, renyah berenda di bagian tepi, harum daun pandan.”

Sejak dekade 1920-an di sepanjang Jalan Moh. Yamin (kawasan Notosuman), adonan tepung beras halus dan santan murni dipanggang di atas deretan wajan kecil tanpa kuah tambahan. Saat matang, serabi digulung dengan daun pisang segar sehingga aromanya kian memikat.

Asal & Rekomendasi (Contoh)Sentra Serabi Jl. Moh. Yamin, Serengan (Contoh Referensi)
Kisaran Harga (Estimasi)Rp 30.000 – Rp 36.000 / kotak (10 pcs)
Lokasi KawasanJl. Moh. Yamin (Notosuman), Kec. Serengan
Waktu KunjunganEstimasi: 05.00 – 17.00 WIB
Cabuk Rambak di atas pincuk daun pisang dengan saus wijen kecokelatan dan kerupuk karakSaus Wijen & Kemiri Sangrai
Bab 07 — Permata Kuliner Langka

Cabuk Rambak

“Kelezatan sederhana ketupat tipis bersiram saus wijen sangrai, kemiri bakar, dan kerupuk karak.”

Salah satu warisan gastronomi paling autentik di Solo yang kini makin langka. Irisan tipis ketupat beras ditata di atas pincuk daun pisang, disiram saus cabuk gurih dari wijen sangrai, kemiri, dan kelapa parut berbumbu kencur, lalu disajikan bersama rambak (kerupuk karak nasi).

Asal & Rekomendasi (Contoh)Penjual Cabuk Rambak Pagi Pasar Gede & Stadion Manahan (Contoh Referensi)
Kisaran Harga (Estimasi)Rp 10.000 – Rp 16.000 / pincuk
Lokasi KawasanManahan, Kottabarat & Pasar Gede
Waktu KunjunganEstimasi: 06.00 – 10.00 WIB
Pengalaman Eksplorasi

Jelajahi Rasa Solo

Pilih kategori sesuai waktu dan suasana kunjungan Anda—dari sarapan pagi di Pasar Gede, lesehan malam Keprabon, hingga oleh-oleh khas Surakarta.

Menampilkan 12 sajian untuk kategori “Semua”
Sepincuk Nasi Liwet Solo hangat di atas daun pisang dengan suwiran ayam dan telur pindangMakanan Tradisional
Jl. Teuku Umar (Keprabon) & Banjarsari

Nasi Liwet

Nasi gurih yang ditanak bersama santan kelapa segar dan daun salam hingga pulen dan harum. Disajikan hangat di atas pincuk daun pisang bersama sayur labu siam pedas, suwiran ayam kampung opor, telur pindang, serta siraman kumut—krim santan areh kental yang lembut.

Rp 20.000 – Rp 38.000 / porsi
Sepiring Selat Solo dengan bistik daging sapi, sayuran segar, telur pindang, dan saus mustardMakanan Tradisional
Serengan & Laweyan, Kota Surakarta

Selat Solo

Irisan daging sapi has dalam yang empuk atau galantin daging cincang, disiram kuah kecap manis-asam segar beraroma pala dan cengkeh. Disajikan lengkap dengan kentang goreng, buncis, wortel, telur pindang, serta saus mustard Jawa buatan tangan.

Rp 25.000 – Rp 45.000 / porsi
Sajian Tengkleng kambing khas Solo berkuah kuning rempah dengan cabai rawit utuhMakanan Tradisional
Pasar Klewer, Kauman & Pasar Gede

Tengkleng

Berbeda dengan gulai yang bersantan pekat, Tengkleng asli Solo menghadirkan kuah kuning encer yang segar namun kaya kunyit, lengkuas, jahe, dan serai. Tulang iga, sumsum, dan pipi kambing muda dimasak perlahan bersama cabai rawit merah utuh di atas pincuk daun pisang.

Rp 35.000 – Rp 60.000 / porsi
Semangkuk Timlo Solo berkuah kaldu ayam bening dengan potongan sosis Solo dan telur pindangMakanan Tradisional
Pasar Gede Timur (Jebres) & Banjarsari

Timlo Solo

Berakar dari akulturasi kuliner Jawa-Tionghoa di kawasan Balong (Timur Pasar Gede), Timlo Solo memadukan kuah kaldu ayam kampung yang jernih dengan guntingan Sosis Solo goreng yang garing di luar dan lembut di dalam, ati ampela ayam, suwiran ayam, serta telur pindang.

Rp 22.000 – Rp 35.000 / porsi
Sate Buntel khas Solo yang baru diangkat dari panggangan arang dengan kecap manis dan irisan bawangMakanan Tradisional
Pasar Kliwon, Banjarsari & Manahan

Sate Buntel

Daging kambing pilihan tanpa urat dicincang halus bersama bumbu ketumbar dan bawang, dikepal tebal pada tusuk bambu, lalu dibungkus ('dibuntel') selaput lemak tipis. Saat dipanggang di atas arang dan dioles kecap manis, lemaknya meleleh menjaga bagian dalam tetap juicy.

Rp 50.000 – Rp 70.000 / porsi
Serabi Notosuman hangat dengan pinggiran renyah keemasan dan bagian tengah santan lembutDessert
Jl. Moh. Yamin (Notosuman), Kec. Serengan

Serabi Notosuman

Sejak dekade 1920-an di sepanjang Jalan Moh. Yamin (kawasan Notosuman), adonan tepung beras halus dan santan murni dipanggang di atas deretan wajan kecil tanpa kuah tambahan. Saat matang, serabi digulung dengan daun pisang segar sehingga aromanya kian memikat.

Rp 30.000 – Rp 36.000 / kotak (10 pcs)
Cabuk Rambak di atas pincuk daun pisang dengan saus wijen kecokelatan dan kerupuk karakMakanan Tradisional
Manahan, Kottabarat & Pasar Gede

Cabuk Rambak

Salah satu warisan gastronomi paling autentik di Solo yang kini makin langka. Irisan tipis ketupat beras ditata di atas pincuk daun pisang, disiram saus cabuk gurih dari wijen sangrai, kemiri, dan kelapa parut berbumbu kencur, lalu disajikan bersama rambak (kerupuk karak nasi).

Rp 10.000 – Rp 16.000 / pincuk
Semangkuk Es Dawet Telasih segar dengan biji selasih, tape ketan, dan santanMinuman
Pasar Gede Hardjonagoro, Jebres

Es Dawet Telasih Pasar Gede

Semangkuk es dawet hijau daun suji alami yang berpadu dengan bubur sumsum lembut, ketan hitam, tape ketan hijau manis, biji selasih (telasih), santan kelapa segar, dan sirup gula asli.

Rp 13.000 – Rp 16.000 / mangkuk
Semangkuk Soto khas Solo dengan lauk pendamping sate puyuh dan perkedelSarapan
Laweyan, Manahan & Pasar Kliwon

Soto Kwali & Soto Ayam Kampung

Soto berkuah kaldu bening kekuningan atau kaldu daging sapi kwali tanah liat yang harum bawang putih, disajikan bersama aneka lauk pendamping seperti sate telur puyuh, paru goreng, empal, perkedel, dan tempe gembus.

Rp 16.000 – Rp 32.000 / porsi
Secangkir wedang rempah dan santan hangat khas malam hari di SoloMinuman
Keprabon, Banjarsari & Laweyan

Wedang Asle & Wedangan HIK

Wedang Asle memadukan ketan putih, potongan agar-agar, dan roti tawar yang disiram kuah santan hangat manis beraroma pandan. Di gerobak HIK (Hidangan Istimewa Kampung), tersedia pula Wedang Jahe Kencur Jeruk dan Nasi Bandeng.

Rp 8.000 – Rp 18.000
Sepincuk jajanan pasar Lenjongan khas Pasar Gede Solo dengan kelapa parut dan gula merahDessert
Pasar Gede Hardjonagoro, Jebres

Lenjongan Pasar Gede

Kumpulan jajanan pasar tradisional berbahan singkong dan beras ketan: tiwul, gethuk, klepon, cenil, sawut, ketan hitam, dan ketan putih yang ditaburi parutan kelapa kukus gurih serta kucuran juruh gula merah cair.

Rp 10.000 – Rp 15.000 / pincuk
Oleh-oleh khas Solo berupa Intip goreng karamel gula jawa dan abon sapiOleh-Oleh
Serengan & Pasar Gede, Surakarta

Intip Goreng & Abon Sapi Solo

Intip adalah kerak nasi berbentuk mangkuk bundar yang dijemur lalu digoreng renyah dan disiram karamel gula jawa. Sementara Abon Sapi Solo terkenal dengan serat daging yang lembut, kering, dan tahan disimpan berminggu-minggu.

Rp 25.000 – Rp 85.000
Navigasi Kawasan Gastronomi

Peta Rasa Solo

Pilih titik kawasan di bawah ini untuk menjelajahi karakter kuliner di enam distrik utama Kota Surakarta—dari Pasar Gede hingga Laweyan.

Peta Interaktif Kota Surakarta6 Kawasan Kuliner Utama
Klik pin kawasan pada peta
Sungai Bengawan SoloKORIDOR JL. SLAMET RIYADIKeraton Surakarta
Peta visual interaktif Surakarta (Tanpa ketergantungan API eksternal)Aktif: Pasar Gede
Pasar Cagar Budaya · Pagi hingga Siang

Kawasan Pasar Gede

Jantung Warisan Jajanan Pasar & Akulturasi 1930

Dirancang oleh arsitek Thomas Karsten pada 1930, Pasar Gede Hardjonagoro dan kawasan pecinan Sudiroprajan di sekitarnya adalah surga sarapan tradisional, es dawet legendaris, timlo, hingga jajanan pasar di atas pincuk daun pisang.

Sajian Khas Kawasan Ini
Es Dawet TelasihTimlo SoloLenjonganCabuk RambakTahok Jahe
Titik Kuliner (Contoh Referensi)
  • ●Blok Tengah Pasar Gede (Es Dawet Telasih)
  • ●Pelataran Barat Pasar Gede (Lenjongan & Brambang Asem)
  • ●Kawasan Balong Timur Pasar Gede (Timlo Solo)
Waktu Ramai (Placeholder): 06.00 – 14.30 WIB
Lintas Generasi

Kuliner Legendaris

Destinasi kuliner ikonik di Kota Solo yang dikenal luas menjaga resep dan kehangatan tradisi.

Catatan Data Referensi: Informasi tempat, kategori harga, dan jam buka di bawah ini disajikan sebagai data sampel & estimasi referensi tanpa klaim rating yang tidak terverifikasi.
Sentra Serabi Kawasan Notosuman$ · Rp 30.000 – Rp 36.000 / kotak
Serabi Tradisional Santan & Cokelat

Sentra Serabi Kawasan Notosuman

●Jl. Moh. Yamin (Notosuman), Kec. Serengan

Deretan dapur serabi tradisional yang mempertahankan pemanggangan wajan tanah liat kecil dan kemasan gulung daun pisang sejak dekade 1920-an.

Data Referensi ContohPlaceholder Jam Buka: 05.00 – 17.00 WIB
Lesehan Nasi Liwet Koridor Keprabon$ – $$ · Rp 20.000 – Rp 38.000 / porsi
Nasi Liwet Pincuk, Ayam Kampung & Kumut Areh

Lesehan Nasi Liwet Koridor Keprabon

●Jl. Teuku Umar, Keprabon, Kec. Banjarsari

Pusat kuliner lesehan malam di jantung Kota Solo tempat menikmati sepincuk nasi liwet hangat bersama labu siam, telur pindang, dan alunan siter Jawa.

Data Referensi ContohPlaceholder Jam Buka: 16.30 – 00.30 WIB
Kedai Timlo Kawasan Balong Pasar Gede$ – $$ · Rp 22.000 – Rp 35.000 / porsi
Timlo Sosis Solo Goreng, Ati Ampela & Telur Pindang

Kedai Timlo Kawasan Balong Pasar Gede

●Kepatihan Kulon / Timur Pasar Gede, Jebres

Destinasi klasik pencinta sup kaldu ayam kampung bening yang disajikan hangat bersama potongan sosis Solo goreng renyah dan telur pindang cokelat.

Data Referensi ContohPlaceholder Jam Buka: 06.30 – 15.00 WIB
Tengkleng Lingkar Pasar Klewer$$ · Rp 35.000 – Rp 60.000 / porsi
Tengkleng Iga & Sumsum Kambing Pincuk Daun Pisang

Tengkleng Lingkar Pasar Klewer

●Kawasan Alun-Alun Utara & Pasar Klewer

Kuliner siang legendaris di sekitar pusat batik Klewer yang menyajikan tulang iga dan sumsum kambing berkuah kuning segar dengan cabai rawit utuh.

Data Referensi ContohPlaceholder Jam Buka: 12.00 – 15.30 WIB
Warung Selat Solo Kawasan Serengan$$ · Rp 25.000 – Rp 45.000 / porsi
Selat Bistik Sapi, Galantin & Saus Mustard Jawa

Warung Selat Solo Kawasan Serengan

●Kec. Serengan, Kota Surakarta

Menghadirkan hidangan akulturasi Keraton-Eropa dengan kuah manis-asam rempah pala, sayuran segar, kentang goreng, dan suasana ruang makan yang unik.

Data Referensi ContohPlaceholder Jam Buka: 08.00 – 17.30 WIB
Kuliner Tradisional Pasar Gede Hardjonagoro$ · Rp 10.000 – Rp 20.000 / porsi
Es Dawet Telasih, Lenjongan, Tahok & Cabuk Rambak

Kuliner Tradisional Pasar Gede Hardjonagoro

●Jl. Urip Sumoharjo, Sudiroprajan, Jebres

Pasar bersejarah rancangan Thomas Karsten (1930) yang menjadi jantung jajanan tradisional pagi, es dawet telasih, dan akulturasi kuliner Pecinan Solo.

Data Referensi ContohPlaceholder Jam Buka: 06.00 – 14.30 WIB (Sesi Pagi)
Suasana hangat kuliner tradisional Surakarta
Filosofi Rasa Surakarta

Lebih dari Sekadar Makanan.

“Di Solo, sebuah hidangan membawa cerita tentang keluarga, pasar, tradisi, dan kota yang tumbuh bersamanya.”

Warisan Bojana Keraton

Akulturasi estetika Eropa dan kelembutan rempah Jawa melahirkan hidangan harmonis seperti Selat Solo dan Sosis Solo yang khas.

Kehangatan Pincuk Daun

Penyajian di atas pincuk daun pisang pada Nasi Liwet, Tengkleng, dan Cabuk Rambak menghadirkan aroma alami sekaligus filosofi kesederhanaan.

Ritme Kota 24 Jam

Dari uap soto dan serabi sejak fajar, segarnya dawet Pasar Gede di siang terik, hingga obrolan hangat wedangan HIK di tengah malam.

Buah Tangan Kota Bengawan

Oleh-Oleh Khas Solo

Pilihan buah tangan terbaik untuk dibawa pulang—mulai dari kudapan hangat harian hingga olahan kering tahan lama.

Daya Simpan: ± 24 Jam

Serabi Notosuman & Sosis Solo

Cocok untuk perjalanan darat atau kereta api. Serabi digulung daun pisang segar, sementara Sosis Solo tersedia dalam kemasan setengah matang.

Daya Simpan: 2 – 4 Minggu

Abon Sapi & Intip Goreng

Kerak nasi bundar renyah bersiram karamel gula jawa serta abon sapi berserat halus dari sentra Kalilarangan dan Serengan.

Kudapan Pagi Pasar Gede

Lenjongan & Jajanan Pasar

Warna-warni klepon, tiwul, gethuk, cenil, dan ketan hitam dengan kelapa parut segar serta juruh gula aren.